Jumat, 02 Desember 2011

Gangguan Mata / Floaters

Definisi Floaters

"Eye floaters" adalah endapan atau kondensasi (pengembunan) didalam selai mata yang seperti kaca (vitreous jelly of the eye). Orang-orang menggunakan istilah "pengambang mata (eye floaters)" untuk melukiskan noda-noda yang mengambang didalam penglihatannya ketika mereka melihat kesekelilingnya. Eye floaters dapat hadir hanya pada satu mata atau kedua-dua mata.

Mengapa orang-orang merasakan adanya Eye Floaters?

Struktur-struktur didepan mata (kornea dan lensa) memfokuskan sinar-sinar pada retina. Sinar yang difokuskan pada retina mengizinkan seseorang untuk melihat. Sinar yang berjalan menuju retina melalui cairan bening (vitreous humor), yang mana adalah materi seperti selai yang menempati 2/3 dari belakang mata. Pada waktu lahir dan selama tahun-tahun kekanak-kanakan, selai seperti kaca itu sama sekali bening. Belakangan dalam hidupnya, kadangkala helaian, endapan, atau kantung-kantung cairan berkembang didalam vitreous jelly. Setiap dari helai-helai ini membuat bayangan kecil pada permukaan dari retina, dan bayangan-bayangan ini dirasakan oleh pasien-pasien sebagai eye floaters. Ketika mata bergerak dari satu sisi ke sisi lain atau keatas dan kebawah, helai-helai, endapan-endapan, atau kantung-kantung ini juga berpindah posisi didalam mata, membuat bayangan-bayangan juga bergerak dan tampak mengambang atau berombak-ombak.

Bentuk-Bentuk Eye Floaters

Orang-orang melukiskan eye floaters seperti noda-noda, garis-garis lurus dan garis-garis berliku, benag-benang, atau gumpal-gumpal yang berbentuk "O" atau "C". Beberapa orang melihat floater tunggal dimana yang lainnya mungkin berpikir mereka melihat ratusan. Garis-garis mungkin tebal atau tipis, dan mereka kadangkala tampak bercabang. Kepada kebanyakan orang, mereka tampak abu-abu atau hitam warnanya. Kepadatan dari eye floaters yang berbeda akan bervariasi pada mata individu. Eye floaters mungkin lebih dirasakan pada kondisi-kondisi cahaya tertentu dan lebih nyata ketika melihat pada suatu langit yang terang.
Seperti sidik jari, tidak ada dua orang yang mempunyai pola-pola dari eye floaters yang persis sama. Jika seseorang mempunyai eye floaters pada kedua matanya, pola dari eye floaters pada setiap matanya akan berbeda. Pada setiap mata yang mempunyai eye floaters, pola dari eye floaters itu dapat juga berubah melalui waktu.
Eye floaters selalu tampak lebih gelap dari pada latar belakangnya dan tidak dapat dilihat didalam kegelapan atau dengan mata tertutup. Ini tidak seperti kilasan cahaya (flashes), yang seringkali terlihat didalam kegelapan dan dengan mata anda yang tertutup.

Penyebab-Penyebab Eye Floaters

Kondisi mata apa saja dimana kejernihan dari cairan bening (vitreous humor) berubah dapat menghasilkan gejala dari eye floaters. Ketika seseorang menjadi lebih tua, perubahan-perubahan umumnya mulai didalam vitreous humor. Vitreous jelly secara alamiah menjalankan beberapa pencairan (liquefaction), berakibat pada kantung-kantung kecil dari vitreous yang lebih cair terletak didalam agar (gel) yang lebih kokoh. Ini disebut vitreous syneresis. Perbatasan antara setiap kantung cair dan agar mungkin dapat dirasakan oleh orang itu sebagai satu atau lebih eye floaters. Sebagai tambahan, adalah normal untuk serabut-serabut kolagen yang berada didalam vitreous menjadi lebih tebal dan lebih padat dengan umur, berakibat pada eye floaters. Siapa saja yang melebihi umur 50 akan mempunyai perubahan-perubahan ini didalam matanya. Bagaimanapun, derajat dari eye floaters yang dihasilkan oleh perubahan-perubahan yang khas ini akan berbeda-beda dari orang ke orang.
Ketika vitreous menua secara normal, struktur yang seperti agar (gelatinous structure) juga mulai menyusut diantara ruangan yang ditempatinya. Penyusutan ini seringkali menjurus pada permukaan belakang dari vitreous yang bergerak maju diantara ruangan itu. Vitreous itu normalnya dikaitkan pada pinggir-pinggir dari syaraf optik. Ketika vitreous menyusut, kaitan pada syaraf optik ini dapat terlepas, dan kaitan terdahulu ini sekarang mengambang didalam mata, menyebabkan satu atau lebih eye floaters yang kadangkala dapat terlihat sangat besar bulat dalam bentuknya. Sebagai tambahan, permukaan belakang dari vitreous, sekarang mengambang didalam mata, akan juga membentuk bayangan-bayangan pada retina, menghasilkan eye floaters. Penyusutan dan pencopotan dari belakang dari vitreous disebut posterior vitreous detachment (PVD) atau posterior vitreous separation. Ini tidak sama seperti retinal detachment atau pelepasan retina. Sekitar 50% dari orang-orang berusia 65 tahun akan mempunyai PVD pada satu atau kedua matanya. Seseorang yang mengembangkan PVD pada satu mata sepertinya akan mengembagkan PVD pada mata lainnya dalam waktu 18 bulan berikutnya.
Sebagai tambahan pada vitreous syneresis dan posterior vitreous detachments, keduanya adalah kejadian-kejadian normal yang menyebabkan eye floaters, ada sejumlah besar kelainan-kelainan pada mata yang dapat juga menyebabkan gejala-gejala dari eye floaters. Materi yang terdiri dari sel apa saja didalam vitreous dapat menyebabkan eye floaters. Sel-sel darah merah sebagai akibat dari hemorrhage dan sel-sel darah putih sebagai akibat dari peradangan adalah tipe-tipe umum dari materi-materi sel menyebabkan eye floaters. Hemorrhage didalam vitreous mungkin adalah akibat dari luka, diabetic retinopathy, robekan retina melalui pembuluh darah , atau operasi mata. Peradangan pada vitreous mungkin disebabkan oleh uveitis, luka, infeksi, atau operasi mata.

0 komentar:

Poskan Komentar